Key Performance Indicator (KPI) with BSD
Dalam proses manajemen, fungsi kontrol dan evaluasi merupakan elemen penting untuk memastikan bahwa strategi dan rencana kerja organisasi berjalan sesuai arah yang ditetapkan. Untuk itu, dibutuhkan sistem manajemen kinerja yang dapat mencerminkan proses bisnis secara menyeluruh dan terintegrasi. Salah satu alat ukur yang umum digunakan adalah Key Performance Indicator (KPI), yaitu indikator kinerja utama yang berfungsi menilai sejauh mana suatu unit atau organisasi berhasil mencapai tujuan strategisnya.
Namun, penggunaan KPI sering kali tidak optimal karena tidak dikaitkan langsung dengan tujuan strategis, tidak menggambarkan proses yang terjadi secara nyata, atau tidak dapat ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang. Oleh karena itu, penyusunan KPI harus dilakukan secara sistematis, relevan, dan berbasis data proses bisnis (Business Structure Diagram/BSD) agar bisa diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan. Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami konsep dasar KPI, menyusunnya berdasarkan struktur bisnis, serta memastikan setiap KPI dapat diukur dan ditindaklanjuti oleh unit kerja terkait.
Tujuan
Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dalam merancang dan mengelola KPI yang relevan, terukur, dan selaras dengan strategi organisasi. Peserta akan dibimbing untuk mengidentifikasi proses bisnis utama, mengembangkan KPI berbasis struktur bisnis (BSD), serta memahami bagaimana KPI digunakan sebagai alat pemantauan dan perbaikan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Sasaran
1. Memahami konsep dasar Key Performance Indicator (KPI) dan peranannya dalam manajemen kinerja.
2. Menyusun KPI berdasarkan proses bisnis yang ada (Business Structure Diagram/BSD).
3. Mengembangkan KPI yang spesifik, terukur, relevan, dapat dicapai, dan berbatas waktu (prinsip SMART).
4. Meningkatkan kemampuan dalam mengintegrasikan KPI dengan strategi organisasi.
5. Mampu mengidentifikasi pemilik KPI (owner) dan menentukan mekanisme pemantauan serta tindak lanjut kinerja.
6. Menyusun dashboard KPI yang informatif dan mudah digunakan oleh pengambil keputusan.

1. Analisis lingkungan bisnis.
2. Analisis portofolio perusahaan.
3. Menjembatani target organisasi dengan target individu.
4. Menuangkan target kinerja perusahaan ke level
divisi/departemen.
5. Metode untuk mengidentifikasi KPI dari beragam peran
dalam organisasi.
6. Merancang dan menetapkan individual performance
scorecard berlandaskan pada perusahaan dan departemen
scorecard.
7. Merancang strategi mapping dan sasaran kinerja
perusahaan dengan pendekatan balanced scorecard.
8. Menggunakan pendekatan integrasi untuk meningkatkan
kinerja perusahaan: corporate dan individual scorecard.
Pelatihan akan dipandu oleh instruktur yang memiliki latar belakang praktis dan akademis dalam bidang manajemen kinerja, pengembangan sistem strategi, serta implementasi KPI di sektor publik dan swasta. Dengan pendekatan studi kasus dan simulasi langsung, peserta akan mendapatkan gambaran riil tentang bagaimana menyusun KPI yang efektif dan implementatif.

