Incident Investigation & Reporting


Durasi
2 hari
Jakarta
4.199.000

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas operasional dan proses produksi di perusahaan. Dalam praktiknya, aspek K3 atau HSE (Health, Safety, Environment) harus menjadi prioritas utama dan diperlakukan setara pentingnya dengan biaya maupun mutu produksi. Kecelakaan kerja yang terjadi dapat menimbulkan berbagai kerugian, mulai dari kerusakan aset, pencemaran lingkungan, terganggunya proses produksi, hingga cedera serius bahkan kematian.

Terjadinya kecelakaan menunjukkan adanya ketidakefisienan dalam sistem operasional yang dijalankan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui akar penyebab dari setiap insiden melalui proses investigasi yang sistematis. Pelatihan Incident Investigation & Reporting bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam melakukan penyelidikan insiden kerja secara efektif, termasuk pelaporan yang sesuai dengan standar keselamatan kerja. Dengan demikian, kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang melalui tindakan korektif dan preventif yang tepat.


Tujuan

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh mengenai penyebab, dampak, dan pentingnya pencegahan kecelakaan kerja. Melalui pendekatan berbasis studi kasus, peserta diajak untuk belajar dari insiden yang telah terjadi guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan mengembangkan kemampuan peserta dalam menganalisis insiden, menyusun laporan investigasi, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang aplikatif untuk meningkatkan sistem keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

Sasaran

1. Meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya investigasi insiden sebagai upaya pencegahan kecelakaan

2. Membekali peserta dengan kemampuan melakukan analisis akar penyebab insiden (root cause analysis)

3. Meningkatkan keterampilan peserta dalam menyusun laporan insiden yang akurat dan sistematis

4. Mendorong penerapan perbaikan berkelanjutan dalam sistem manajemen keselamatan kerja

5. Mengurangi tingkat kecelakaan kerja melalui tindakan korektif dan pencegahan yang tepat


Sarana Edukasi - Training

.1. Undang Undang No 1 Tahun 1970 (ACT No 1 Year !970 on
Industrial Safety)
2. Definisi Kecelakaan / Insiden (Definition Of Accident /
Incident)
3. Model sebab akibat kecelakaan (Causes & Effects of Loss)
4. Studi Rasio kecelakaan (Accident Ratio Study)
5. Biaya Biaya Kecelakaan (Accident Costs Iceberg)
6. Persiapan dan perencanaan Awal Suatu Penyelidikan
(Preparation and Investigation Pre Planning)
7. Pewawancaraan dan Pernyataan Saksi Saksi (Witness
Interview and Statement)
8. Bagan / Diagram, Peta dan Sket (Diagrams, Maps and
Sketches)
9.Pemotretan dalam Penyelidikan (Photography In
Investigation)
10. Analisa Kecelakaan (Accident Analysis)
11. Rekonstruksi (Reconstruction)
12. Pembuatan Laporan dan Rekomendasi (Preparing Reports
and Recommendations)
13. Hubungan Masyarakat (Public Relations)
14. SCAT (Systematic Cause Analysis Technique)
15. Studi kasus (Case Study)

Pelatihan ini dipandu oleh instruktur berpengalaman di bidang K3 dan investigasi kecelakaan kerja. Dengan latar belakang profesional sebagai praktisi lapangan, instruktur memiliki pemahaman mendalam terkait metode investigasi insiden, analisis risiko, serta pelaporan yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional. Materi disampaikan secara aplikatif, interaktif, dan mudah dipahami.

Penawaran Spesial Sarana Edukasi