Operator (Mobile Crane / Tower Crane / Overhead Crane) Kelas 2 Sertifikasi KEMNAKER
📅 4 Hari 📌Blended
Pelatihan Operator Overhead Crane Kelas 2 Sertifikasi KEMNAKER merupakan program penting dalam mendukung keselamatan kerja di lingkungan industri dan konstruksi. Overhead Crane sebagai alat berat memiliki risiko tinggi bila tidak dioperasikan oleh personel yang kompeten. Untuk itu, operator harus memiliki keahlian teknis dan pemahaman menyeluruh terhadap aspek keselamatan dan prosedur pengoperasian.
Sertifikasi KEMNAKER menjadi indikator kualifikasi resmi yang menunjukkan bahwa seorang operator telah mengikuti pelatihan dan pengujian sesuai standar nasional. Dalam konteks kelas 2, pelatihan ini ditujukan bagi operator yang mengoperasikan Overhead Crane dengan tinggi menara maksimal 60 meter. Kegiatan ini juga selaras dengan Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang K3 Pesawat Angkat dan Angkut, yang mengharuskan perusahaan memastikan seluruh personel yang terlibat telah bersertifikasi.

Manfaat
Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan memperoleh keterampilan teknis, kesadaran K3, serta sertifikasi resmi dari KEMNAKER yang menjadi syarat utama dalam operasional alat angkat di lingkungan kerja. Hal ini memberikan keuntungan bagi perusahaan dalam mematuhi regulasi dan meningkatkan keselamatan serta produktivitas kerja.
Tujuan
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis dan keselamatan dalam mengoperasikan Overhead Crane kelas 2 secara efektif. Peserta diharapkan memahami prinsip kerja alat, mampu mengidentifikasi potensi bahaya, serta menjalankan prosedur pengoperasian dan perawatan secara tepat untuk mendukung kelancaran operasional dan keselamatan kerja.
Ruang Lingkup Kompetensi
Ruang lingkup materi pelatihan mencakup pemahaman mendalam tentang kebijakan dan dasar-dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait pesawat angkat dan angkut. Peserta akan mempelajari pengetahuan teknis mengenai crane, termasuk dasar-dasar motor penggerak, sistem kelistrikan, perangkat keselamatan kerja (safety devices), serta penggunaan alat pelindung diri (APD).
Selain itu, peserta juga akan dibekali pemahaman mengenai tali kawat baja, alat bantu angkat dan teknik pengikatan beban, identifikasi penyebab kecelakaan dan cara penanganannya, teknik menghitung berat beban, serta metode pengoperasian yang aman.
Pelatihan juga meliputi perawatan dan pemeriksaan harian alat, serta pengetahuan tentang Job Safety Analysis. Sebagai bagian dari evaluasi, peserta akan mengikuti ujian teori melalui platform resmi milik Kemnaker di temank3.kemnaker.go.id.
Pelatihan ini dibimbing oleh instruktur berpengalaman dan tersertifikasi dari Kemnaker RI, dengan latar belakang sebagai praktisi dan pengawas teknis K3 bidang pesawat angkat angkut, serta memiliki pengalaman langsung dalam inspeksi dan audit alat berat di berbagai sektor industri dan proyek konstruksi.
- Scan kartu identitas WNI (KTP/Paspor) yang masih berlaku
- Scan ijazah terakhir (Min.D3)
- Scan Surat keterangan bekerja dari perusahaan
- Scan Pas foto (Background merah)
- Pakta Integritas
- Kebijakan dan dasar-dasar K3
- Peraturan perundang-undangan
- Pengetahuan dasar keran angkat
- Pengetahuan dasar motor penggerak
- Pengetahuan dasar kelistrikan
- Perangkat keselamatan kerja (safety devices) dan APD
- Tali kawat baja
- Alat bantu angkat dan angkut dan pengikatan
- Sebab-sebab kecelakaan dan penanganannya
- Menghitung berat beban
- Pengoperasian aman
- Perawatan dan pemeriksaan harian
- Ujian Teori menggunakan website temank3.kemnaker.go.id”

